Berprestasi di Tengah Pandemi, Miko Cakcoy Hadir di SMP N 1 Bantul



Roadshow Miko Cakcoy Goes to School mendapatkan kesempatan untuk menyapa siswa- siswi SMP N 1 Bantul (21/10). Mengundang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Drs. Isdarmoko, M. Pd., M. Mpar., Direktur Utama Java&Co Ari Prabowo S.s., dan kembali mengundang pencipta lagu Mendung Tanpo Udan yaitu Kukuh Prasetya Kudamai. Dihadiri oleh siswa-siswi yang terpilih dan guru dengan memperhatikan protokol kesehatan. Acara ini di siarkan secara langsung melalui akun Youtube chanel Bantul TV dan Miko Cakcoy Official.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Drs. Isdarmoko, M. Pd., M. Mpar. menjelaskan pada sambutannya bahwa siswa-siswi SMP N 1 Bantul mampu berprestasi dalam berbagai bidang pada masa pandemi ini.  Perkembangan siswa-siswi sudah sangat baik, guru-guru harus bisa menyesuaikan kondisi perkembangan atau perubahan. Cara kerja harus berubah, tidak boleh linier, monoton, dan rutin, harus ada terobosan progress. “Perubahan jaman, perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekarang revolusi industri 4.0, diluar sudah 5.0, kita harus terus berupaya untuk mengejar dan menyesuaikan,” jelasnya.

Ari Prabowo S.s. selaku Dirut Java&Co menambahkan bahwa sangat penting untuk mengasah kreatifitas sejak dini karena kita berada di era revolusi industri 4.0 dimana posisi kita belajar melalui jejaring sosial dan internet merubah segalanya, sedangkan era 5.0 akan melalui perubahan dimana robotic akan menggantikan manusia. Belajar tidak ada batasan, apapun dapat pelajari sesuai dengan passionnya masing-masing. “Hal yang terpenting adalah proses pendewasaan dengan bertanggung jawab, kejujuran yang paling utama ditanamkan, disiplin, dan fokus dalam mengerjakan apapun, dasar ilmu menjadi dasar untuk melakukan hal-hal tersebut.” jelasnya.

Pencipta lagu Mendung Tanpo Udan yaitu Kukuh Prasetya Kudamai juga menambahkan bahwa pada masa pandemi ini baik pergi ke sekolah atau tidak anggaplah itu belajar, belajar apapun dapat dilakukan dan tidak harus belajar melalui pembelajaran formal. siswa-siswi harus fokus untuk belajar, tidak memikirkan hasilnya seperti apa, yang terpenting adalah sampai ke sekolah harus fokus untuk belajar. “Akan muncul terobosan-terobosan dari pemikiran siswa-siswi yang membangun untuk masalah masa depan” tambahnya.

 



FORM KOMENTAR





DAFTAR KOMENTAR (0)